Buat Kamu Pejuang Skripsi, Jangan Menyerah

Buat Kamu Pejuang Skripsi, Jangan Menyerah Karena yang Berikut Ini Akan Memotivasimu!

 
Revisi skripsi berkali-kali ditolak bikin loyo? Santai bro, dunia jauh lebih kejam dari sekadar ditolak revisi!
Semua pasti setuju masa kuliah adalah masa yang menyenangkan. Berawal dari masa orientasi di tahun ajaran baru, lisah-kisah manis berangkat dari situ. Masih dengan tampang lugu dan polos layaknya anak yang baru lulus dari Sekolah Menengah Atas (SMA), kamu mulai berkenalan dengan mahasiswa baru lainnya.
Di semester pertama, kamu masih semangat mengikuti pelajaran di kelas. Sebisa mungkin tidak ada catatan absen bahkan tidak pernah terpikir untuk titip absen. Memasuki semester kedua, perjuangan sebagai mahasiswa baru benar-benar kalian rasakan. Dikejar deadline tugas, belum lagi undangan rapat organisasi yang harus kamu datangi. Semua itu sangat menyita waktumu sampai-sampai kamu melupakan kewajiban utama untuk belajar.
Di tahun kedua, kamu sudah bukan lagi mahasiswa baru. Selayaknya mahasiswa senior yang sudah punya adik tingkat, kamu pun mulai berani melenggang koboy nan percaya diri. Tahun ketiga adalah tahun persimpangan sebelum menuju masa-masa akhir sebagai mahasiswa. Ketegangan pun mulai kamu rasakan. Tuntutan untuk memperbaiki IPK agar mendapat selempang cumlaude, berburu judul skripi, atau tanggung jawab mengulang mata kuliah. Memasuki tahun keempat kamu mulai sibuk menyusun skripsi dan mengulang mata kuliah. Impian untuk segera memakai toga membuat kamu semangat memulai menyusun skripsi.
Namun, cobaan ternyata tak urung menghalangi niatmu cepat-cepat menyelesaikan skripsi. Di tengah perjuangan untuk mendapat gelar sarjana, kamu kehilangan semangat hanya karena berkali-kali revisimu ditolak.
Di balik semua cobaan itu, kamu harus tahu skripsi tidak akan pernah selesai jika tidak kamu kerjakan. Sekarang atau nanti kamu tetap harus mengerjakan skripsi. Meskipun cobaan itu membuatmu terpuruk, kamu harus bangkit demi merah cita-cita.
Jika kamu kehilangan semangat di tengah-tengah mengerjakan skripsi coba tengok tips berikut ini. Siapa tahu setelah mengikuti tips ini semangatmu kembali untuk menyelesaikan skripsi.
1. Ingat Kembali Cita-Citamu yang Akhirnya Membawamu untuk Mendaftar Kuliah
Seperti dilansir dari situs careernews.com, mengingat kembali cita-cita akan membuatmu giat berusaha. Setiap orang pasti punya cita-cita. Misalnya seseorang bercita-cita untuk bisa bekerja di perusahaan multinasional. Untuk bisa mencapai cita-cita tersebut ada sebuah proses yang mutlak dilalui, yaitu lulus skripsi. Kamu bercita-cita sebagai entrepreneur? bukan berarti lulus skripsi tidak penting. Bayangkan jika dalam usahamu membesarkan bisnis kamu terus-terusan terbayang skripsi yang belum selesai. Meski sudah bermodal, malu kan kalau mau ngelamar gebetan ke orang tuanya, eh tapi belum punya gelar.
2. Berteman Akrab dengan Dosbing alias Dosen Pembimbing
Jangan anggap sosok dosbing adalah sosok yang menyeramkan ya! Pada dasarnya dosbing menfasilitasi mahasiswanya untuk tidak sekedar berkonsultasi masalah teknis pengerjaan skripsi. Dosbing pun bisa dijadikan sahabat dan teman curhat. Asal tetap dalam kaidah sopan santun pastinya. Berteman akrab dengan dosbing juga banyak manfaatnya. Salah satunya yaitu ketika kamu kehilangan semangat, dosbing akan menjadi sosok yang siap memberimu motivasi.
3. Manajemen Diri adalah Kunci Kesuksesan
Ini dia kunci kesuksesan. Satu-satunya orang yang bisa membawamu untuk sukses adalah dirimu sendiri. Manajemen diri itu termasuk manajemen waktu dan regulasi emosi. Kamu harus pandai-pandai membawa diri dalam situasi apapun. Manajemen diri yang baik akan membuatmu disenangi banyak orang. Dengan begitu, orang lain tak lagi sungkan untuk membantumu meraih kesuksesan.
4. Cari Udara Segar, Terkadang Otak dan Tubuhmu Juga Butuh Liburan
Saat pikiranmu mulai jenuh dan tubuhmu merasa penat, ini saatnya kamu pergi liburan. Sejenak melupakan skripsi itu sah-sah aja kok. Asal setelahnya, kamu ingat untuk kembali menyelesaikan skripsi. Fikiran yang fresh tentu membantumu mengerjakan skripsi dengan lancar.
5. Rajin-rajinlah Beribadah dan Jangan Lupa Meminta Restu Orang Tua
Jika kamu sudah berusaha semaksimal mungkin, serahkanlah semua kepada Sang Pencipta. Yakinlah kekuatan doa akan membantumu meraih kesuksesan. Selain itu, restu orang tua adalah hal utama yang harus kamu peroleh sebelum memulai mengerjakan skripsi. Dengan restu orang tuamu, percayalah segala halangan yang menghambatmu dalam meraih cita-cita pasti sanggup kamu lalui.
Sudah ya males-malesannya? Segera berkutat dengan jurnal dan paper skripsi lagi. Ciao!

Komentar