TANTANGAN TEKNOLOGI, INFORMASI DAN KOMONIKASI DI ERA DIGITAL.

TANTANGAN TEKNOLOGI, INFORMASI DAN KOMONIKASI DI ERA DIGITAL.

Di era modern saat ini, semua orang pasti menggunakan teknologi untuk memudahkan hidup seseorang. Teknologi komunikasi adalah suatu perangkat yang memungkinkan seseorang individu lebih mudah untuk berkomonikasi dengan orang-orang di berbagai daerah atau wilayah. Komunikasi bias berupa telepon, video call, maupun mengirim pesan. Teknologi tersebut yakni telepon genggam, laptop, E-mail, maupun aplikasi chatting lainnya, seperti LINE, Whatsapp, dll. Sedangkan, teknologi informasi adalah teknologi yang memudahkan seseorang untuk mendapatkan informasi dari berbagai wilayah dengan waktu yang singkat. Salah satu contoh teknologi informasi tersebut adalah televise, radio, internet, dsb.
Seringkali kita mendengar kata “Mendekatkan yang jauh, menjauhkan yang dekat”. Kalimat seperti ini kita sudah asing di telinga kita.
          Teknologi bisa memudahkan orang untuk mengakses sesuatu didunia maya tanpa mengenal waktu dan batas. Dari pernyataan tersebut ada hal yang positif dan negative, tergantung bagaimana cara pandang atau perspektif dan stigma seseorang, khususnya bagi kaum pelajar atau mahasiswa dan bagaimana cara menyikapinya. Realitasnya ada dua hal yang terjadi di kalangan masyarakat dan hal ini terjadi dalam waktu bersamaan, khususnya para pelajar dan mahasiswa masih di nongkrong di sebuah kafe ataupun ditempat di tertentu yang ada wifi. Mereka memang sedang berkumpul tetapi mereka sibuk dengan handphone/gadget masing-masing. Mereka tidak menganggap kehadiran orang lain ditengah-tenngah mereka di dunia nyata tetapi mereka berpikir bahwa menganggap kehadiran orang lain di dunia nyata.  Ada yang mengatakan bahwa lebih nyaman menjalin hubungan pertemanan atau persahabatan di dunia maya dari pada dunia nyata.
          Kita perlu menyadari bahwa setiap orang pasti tidak ingin di batasi, oleh karena itu bagaimana kita bisa bisa mengetahui batasan kita masing-masing dan jangan sampai kebabablasan, termasuk apa dan bagaimana manfaat dari teknologi tersebut.
Ada sebuah ungkapan bahwa “time is Money”, karena itu bagaimana seharusnya kita menghargai waktu untuk setiap aktivitas dan kewajiban kita baik makan, olahraga, bermain, tidur, dll (tidak hanya menghabiskan waktu untuk hanya untuk bermain gatget). Sebagai orang tua yang memiliki anak, perlu kasih tau agar anak tidak kecanduan untuk bermain gatget, sedari dini dibiasakan untuk membuat kesepakatan dengan memberikan pemahaman mengenai batasan untuk menggunakan gatget.
Sehingga ketika mereka dewasa, mereka lebih bijak dalam mengatur waktu. Sebagai generasi penerus bangsa di era digital ini, seharusnya kita tidak berpaku pada teknologi, karena sumber informasi, bukan hanya dari gadget saja, melainkan untuk mendapatkan informasi bisa berasal dari buku.
Sebagai pengguna teknologi di era digital ini, kita seharusnya memiliki cara pandang yang selektif. Selektif berarti kita bisa memilih mana yang positif dan negative. Dizaman sekarang, pasti ada informasi yang belum tentu benar atau factual. Oleh karena itu kita juga perlu memfilter/menyaring berita palsu yang menghasutkan pikiran kita atau bisa kita sebut dengan istilah HOAX. Berita hoax ini seringkali kita temukan dalam kehidupan kita sehari-hari yang bisa menyebakan terjadi disentrigasi social. Untu itu penulis mengajak kita semua, marilah kita memanfaatkan teknologi dengan bijak demi kelangsungan dan kesejahteraan kita semua.

Malang, 31 Maret 2020.

Komentar

  1. Bagus penjelasannya.tetap ada kalimat yang menjelaskan bahwa sumber informasi tidak hanya dari gadget saja melainkan untuk mendapatkan informasi bisa berasal dari buku.
    Pertanyaan saya, bagaimana cara anda agar menhidupkan minat baca seseorang dari buku di era digital yang cepat dan efisien?

    BalasHapus

Posting Komentar